Cara Membuat Artikel Ilmiah Mudah dan Pasti Diterima

Cara membuat artikel ilmiah perlu anda perhatikan sejak awal supaya tidak salah di kemudian hari. Artikel ilmiah itu sendiri adalah tulisan ilmiah yang bisa berbentuk artikel ulasan maupun artikel penelitian. Jika penelitian, artikel didapat dari laporan hasil penelitian sebelumnya.

Artikel penelitian ditulis kembali oleh para penulisnya guna dipublikasikan dalam jurnal ilmiah bereputasi. Secara umum, 2 angka kredit digunakan menghargai artikel ilmiah populer. Meski begitu, artikel ilmiah harus memenuhi kriteria tulisan ilmiah dalam pengembangan profesi.

Pembuatan artikel ilmiah itu sendiri terbukti bisa memberikan banyak manfaat. Artikel ilmiah digunakan sebagai sarana untuk menyampaikan ide penulis dalam pengembangan daya imajinasi dan kreatif.

Dengan membuat artikel ilmiah, anda bisa berpikir sistematis dan berbahasa secara tertib serta teratur. Anda juga bisa memahami tujuan menulis yang nantinya bisa menguasai kompetensi menulis yang harus diraih. Artikel ilmiah juga dimanfaatkan sebagai sarana publikasi hasil pemikiran melalui jurnal ilmiah.

Cara Membuat Artikel Ilmiah

cara membuat artikel ilmiah

Penulisan artikel ilmiah bukan tanpa tujuan. Pembuatan artikel ini tak bertujuan menyelesaikan tugas yang diberikan seseorang saja, akan tetapi lebih mengarah kepada apa yang ingin diraih dalam penulisannya.

Penulisan artikel ilmiah ini sebenarnya memiliki tujuan untuk mendeskripsikan cara membahas pokok masalah yang sudah ditentukan atau diteliti. Selain itu, penulisan artikel ilmiah juga bertujuan untuk mendeskripsikan pembatasan ruang lingkup artikel ilmiah itu sendiri.

Melihat tujuan penulisan artikel ilmiah di atas, pembuatan artikel ilmiah memang harus diperhatikan secara teliti. Anda harus pahami tahapan-tahapan membuat artikel ilmiah. Dalam hal ini, anda nantinya akan dihadapkan dengan komponen dan teknik penulisan artikel ilmiah yang benar.

Untuk komponen berisikan judul, nama dan alamat penulis, abstrak dan kata kunci, pendahuluan, metode, hasil dan pembahasan, simpulan dan saran, ucapan terimakasih, daftar pustaka, serta catatan kaki.

Beralih ke teknik penulisannya, pastikan anda menulis artikel ilmiah sesuai dengan urutan komponennya. Selain itu, penulisan artikel ilmiah haruslah memperhatikan ejaan yang dibenarkan, seperti penggunaan huruf kapital, tanda titik, koma, dan lain sebagainya.

Disamping itu, naskah harus anda tulis sesuai ketentuan yang dipersyaratkan, seperti format, jenis, dan ukuran kertas (batas kiri, atas, kanan, dan bawah).

Cara Membuat Artikel Ilmiah dari Skripsi

cara membuat artikel ilmiah

Cara membuat artikel ilmiah ini sebenarnya mudah apabila anda mengetahui format penulisannya.

Adapun format penulisan artikel ilmiah dari skripsi ialah judul, abstrak dan kata kunci, pendahuluan (latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian), kajian pustaka, pengetahuan prosedural, metode eksperimen, metode penelitian, hasil penelitian pembahasan, simpulan, dan daftar pustaka.

Setelah mengetahui format penulisan artikel ilmiah dari skripsi, pastikan anda menyunting artikel dengan seksama.

Tahap yang paling lama memerlukan waktu ialah menyunting artikel yang telah berhasil dibuat. Anda harus memeriksa kembali semua kata, kalimat, serta paragraf yang ada. Begitu juga ejaan dan tanda baca.

Pada umumnya, editor media cetak enggan untuk mengedit artikel kiriman yang terlalu banyak kesalahan di ejaan dan tanda baca. Dalam menyunting artikel, anda juga bisa minta bantuan kepada teman.

Akan tetapi, jika disunting sendiri, anggap diri kita sebagai orang lain yang tengah membaca artikel tersebut.

Cara Membuat Artikel Ilmiah dan Contohnya

cara membuat artikel ilmiah

Dalam membuat artikel ilmiah, anda harus memperhatikan penulisan judulnya. Hal ini dikarenakan judul menjadi salah satu hal yang pertama kali dilihat pembaca. Selain itu, judul juga bisa menggambarkan bagaimana isi artikel ilmiah di dalamnya. Adapun penulisan judul yang baik ialah sekitar 12 kata.

Apabila artikel ilmiah anda mengenai produk, maka letakkan nama produk di bagian paling depan. Jika terdapat kepanjangannya, maka bisa diikuti dengan kepanjangannya. Judul artikel ilmiah pun harus spesifik dalam satu poin saja.

Contohnya, fungsinya atau siapakah pengguna produk tersebut. Apabila ada nama ilmiah atau penggunaan bahasa asing, maka gunakan huruf miring (nama ilmiah makhluk hidup dengan huruf kecil).

Setelah judul, anda bisa lanjut ke bagian abstrak. Dalam sub bab ini, yang ditulis ialah review atau ringkasan dari keseluruhan artikel. Dalam artikel, abstrak diletakkan di bawah judul. Akan tetapi, ketika pembuatan abstrak ini dikerjakan paling akhir apabila artikel sudah selesai.

Mengingat abstrak berupa ringkasan. Peletakkan abstrak di depan ini bukan tanpa alasan. Abstrak berfungsi untuk membantu pembaca guna mengetahui gambaran isi artikel yang anda tulis. Perlu diingat, dalam artikel, abstrak hanya satu paragraf saja.

Cara Membuat Artikel Ilmiah yang Baik dan Benar

Artikel ilmiah yang baik dan benar pastinya mempertimbangkan berbagai hal. Sebut saja memilih tema tulisan yang mudah dan dikuasai, menulis dengan kerangka yang tepat, membuat paragraf pembuka secara baik untuk menarik perhatian pembaca.

Menuliskan gagasan pokok secara jelas berkisar 2,5 sampai 3,5 halaman, memberikan ilustrasi yang wajar dengan foto yang mendukung ulasan, mempelajari cara dan gaya penulisan media yang dituju, serta menutup artikel dengan paragraf yang kuat.

Adapun yang dimaksud dengan paragraf kuat ialah semua gagasan yang ada di paragraf sebelumnya harus diperkuat dalam paragraf terakhir.

Cara Membuat Karya Ilmiah Bahasa Indonesia

Saat anda membuat karya ilmiah dengan bahasa Indonesia. Pastikan anda menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Perhatikan juga penulisan penutup dan daftar pustaka dalam bahasa Indonesia.

Pada bab penutup, anda uraikan kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian atas apa yang sudah berjalan, kelebihan dan kekurangan hasil penelitian, serta perhitungannya matematisnya.

Selain itu, tambahkan pula saran untuk keperluan penelitian yang akan datang. Bisa juga anda memberikan saran kepada laboratorium dan lain sebagainya.

Lain halnya untuk daftar pustaka pada karya ilmiah bahasa Indonesia. Daftar pustaka adalah bagian terakhir dalam penyusunan karya ilmiah. Daftar pustaka ini berisikan nama-nama literature yang anda jadikan referensi dalam pembuatan karya ilmiah tersebut.

Perhatikan tata cara penulisan nama, gelar, dan jabatan supaya tidak mengaburkan pengertian pustaka. Daftar pustaka ini meliputi jurnal ilmiah, buku, media elektronik, interview, majalah, surat kabar, dan website internet.

Perlu untuk anda perhatikan, website yang banyak tersedia di internet dijadikan sebagai referensi karya ilmiah sebenarnya masih menjadi pertentangan di kalangan akademisi.

Maka dari itu, dalam hal ini sebaiknya anda tidak mengambil data atau literatur dari website. Hal ini dilakukan supaya bisa menjadi sebuah karya yang benar-benar ilmiah.

Cara Membuat Karya Ilmiah Biologi

Pembuatan karya ilmiah biologi sebenarnya tak berbeda jauh dengan cara membuat artikel ilmiah pada umumnya. Hanya saja, dalam bab pendahuluan seringkali dibubuhi dengan latar belakang, tujuan, ruang lingkup, anggaran dasar dan hipotesis, serta sumber data dan metode.

Adapun salah satu contoh karya ilmiah biologi ialah tentang tumbuhan kedelai. Dalam hal ini, anda bisa menganalisa karya ilmiah biologi yang telah dipublikasikan sebagai salah satu cara belajar yang efektif.

Itulah beberapa langkah cara membuat artikel ilmiah yang bisa Anda praktekan. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita dan tentunya bermanfaat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *