Cara Menanam Sayuran Kangkung

Menanam Kangkung

Apakah Anda penggemar sayuran kangkung? Tahukah Anda jika cara menanam sayuran kangkung sangat mudah dilakukan? Cara menanam sayuran kangkung sangat mudah dilakukan dan bisa jadi hobi untuk mengisi waktu luang.

Jika saat ini Anda sedang punya banyak waktu senggang, menanam kangkung bisa jadi kegiatan baru yang bisa coba. Selain itu, Anda juga bisa menghemat pengeluaran untuk membeli sayuran. Sayuran kangkung sendiri juga sangat kaya nutrisi yang baik untuk tubuh. Jadi menanamnya sendiri di rumah bisa jadi alternatif pemenuhan gizi. Tertarik mencoba? Simak bagaimana cara menanam sayuran kangkung dengan mudah berikut ini!

1.Penyiapan Benih

Benih Kangkung

Cara menanam sayuran kangkung yang pertama ialah memastikan pemilihan benih memiliki kualitas unggul serta bebas dari hama penyakit.

Untuk bisa mendapatkannya, Anda bisa membeli benih kangkung di toko bibit dan pupuk. Selain itu juga bisa sambil berkonsultasi dengan pemilik toko secara langsung tentang benih yang berkualitas terbaik. Selanjutnya, dalam tahap pembibitan, terdapat 2 metode yang dapat Anda pilih. Yaitu, secara generatif dengan biji atau secara vegetatif dengan teknik stek.

2.Penyiapan Lahan Tanam

lahan kangkung

Setelah pemilihan benih selesai, selanjutnya masuk ke tahap persiapan lahan. Lahan yang nantinya akan digunakan sebagai media tanam wajib bebas dari rumput liar maupun gulma.

Selanjutnya, gemburkan media tanam yang akan digunakan dengan cara mencangkul tanah tersebut. Setelah itu, buat gundukan tanah atau bedengan dengan lebar 1 m. Untuk panjangnya bisa disesuaikan dengan kondisi lahan, lalu buat jarak antar bedengan sekitar 40 cm.

Namun, jika lahan yang ada terbatas, maka sesuaikan saja dengan kebutuhan. Poin pentingnya, gemburkan tanah kemudian atur lahan supaya menyerupai bedengan. Jika ingin menanam di area lahan yang sederhana, maka jangan sampai lupa sesuaikan luas lahan yang digunakan dengan benih yang ingin ditanam.

3.Pemberian Pupuk

Pupuk

Dalam menanam sayuran jenis apapun, pemberian pupuk harus dilakukan secara berkala dengan takaran yang pas. Supaya tanaman mendapat nutrisi yang dibutuhkan untuk bisa tumbuh maksimal. 

Untuk tanaman kangkung, Anda bisa memberikan pupuk kandang. Sebelum mulai ditanami berikan pupuk kandang secara merata di atas lahan yang sebelumnya sudah diolah. Kemudian ratakan, lalu biarkan selama kurang lebih 3 sampai 5 hari.

Apabila tanah mengandung asam yang terlalu tinggi, anda bisa mengakalinya dengan pemberian kapur dolomit. Ini dilakukan untuk menetralkan pH tanah. Agar hasilnya lebih maksimal, takaran kapur yang pas ialah 1 ember kecil per satu karung pupuk.

4. Tahap Penanaman

Menanam Kangkung

Berikut cara menanam sayuran kangkung selengkapnya.

  • Pertama, buat lubang di bedengan untuk penanaman dengan kedalaman sekitar 5 cm. Jangan lupa buat jarak antar lubang sekitar 15 sampai 20 cm.
  • Masukkan benih kangkung di tiap-tiap lubang, bisa 3 atau 5 biji saja.
  • Tutup segera benih kangkung dengan tanah yang telah dicampurkan pupuk kandang dan pupuk NPK tipis-tipis.
  • Lakukan penanaman benih dengan metode zig-zag atau garitan.

Lakukan semua langkah penanaman di atas ketika musim hujan sekitar bulan November hingga Desember. Namun jika ingin tetap menanam sayuran kangkung pada musim kemarau, pastikan supaya proses penyiraman dilakukan dengan rutin setiap hari.

5. Tahapan Penyulaman Tanaman

Penyulaman

Penyulaman merupakan hal yang tak boleh dilewatkan dalam proses menanam sayuran kangkung. Dalam tahapan ini, anda harus bisa memilah, memilih hingga mengganti tanaman yang tak tumbuh secara sempurna.

Jika tanaman kangkung tidak tumbuh dengan baik, segera ganti dengan benih baru supaya hasil panen nanti bisa merata.

6. Perawatan Tanaman Kangkung

Perawatan Kangkung

Agar tanaman kangkung tumbuh dengan baik, pastikan agar dirawat selalu. Baik dengan membersihkannya dari gulma maupun tanaman pengganggu lainnya yang bisa membuat pertumbuhan tanaman sayuran kangkung menjadi terganggu.

Selain itu, jangan lupa berikan pupuk susulan secara teratur supaya unsur hara tanah tetap tersedia. Dengan begitu, tanaman akan mendapatkan nutrisi yang cukup untuk berkembang.

Anda bisa melakukannya dengan memberi pupuk urea sekitar 15 gr untuk tiap satu meter lahan. Pengaplikasian bisa dengan ditaburkan di bagian pinggir bedengan. Tahapan ini dapat dilakukan 10 hari setelah tanam.

7. Tahapan Pemanenan Kangkung

Pemanenan Kangkung

Secara umum, tanaman kangkung sudah bisa dipanen ketika tanaman berumur 30 hari setelah benih ditanam. Dalam tahapan pemanenan, anda cukup mencabut tanaman kangkung beserta akarnya, atau bisa juga dipotong bagian pangkal batang menggunakan pisau. Kemudian kumpulkan semua hasil panen tadi dan simpan di tempat atau area yang lembab supaya sayuran kangkung tidak mudah layu. Anda pun juga dapat merendam akar tanaman kangkung di air supaya hasil panen bisa tahan lebih lama.

Mudah bukan? Cara menanam sayuran kangkung, ternyata tak sesulit yang dibayangkan. Anda bisa menanamnya di rumah meski lahan yang dimiliki tidak luas. Asalkan, media tanam disiapkan dengan baik serta penyiraman dan pemberian pupun dilakukan secara rutin. Semoga bermanfaat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *