Mengetahui Fungsi Trafo Berdasarkan Jenisnya

Fungsi Trafo – Pengertian trafo atau yang juga disebut dengan transformator yaitu merupakan sebuah komponen elektronika yang memiliki fungsi, diantaranya untuk menaikkan maupun untuk menurunkan tegangan listrik.

Oleh sebab itu, fungsi transformator ini sangat dibutuhkan sekali pada sebuah sistem maupun rangkaian elektronika.

Kemudian untuk fungsi trafo yaitu berperan untuk penyaliran tenaga atau daya listrik dari tegangan tinggi menuju ke tegangan yang rendah maupun sebaliknya, akan tetapi harus dengan frekuensi yang sama.

Jadi, perlu anda ketahui jika pengertian trafo yaitu jenis alat kelistrikan yang termasuk ke dalam golongan mesin listrik statis. Trafo juga bekerja sesuai dengan prinsip kerja induksi elektromagnetik.

Yang mana, jika terjadi suatu perubahan fluks magnet pada kumparan primer, maka bisa dilanjutkan pada kumparan sekunder dan menghasilkan suatu gaya gerak listrik (ggl) induksi serta arus induksi.

Fungsi Trafo Menurut Jenisnya

fungsi trafo

Perlu anda ketahui, jika ada bermacam-macam jenis transformator atau trafo dan mempunyai berbagai fungsi, diantaranya :

Fungsi Trafo Step Up

Jenis trafo ini merupakan trafo yang lilitan sekundernya jumlahnya lebih banyak jika dibandingkan dengan lilitan primer.

Jadi, fungsi trafo step up ini sebagai penaik tegangan. Fungsi transformator ini juga bisa digunakan dalam proses penaikan tegangan AC.

Selain itu juga digunakan dalam rangkaian-rangkaian pembangkit tegangan pada perangkat elektronika, diantaranya seperti trafo inverter monitor LCD, trafo inverter TV, dan masih banyak lagi.

Fungsi Trafo Step Down

Jenis trafo step-down memiliki lilitan sekunder lebih sedikit jika dibandingkan lilitan primer. Jadi, fungsinya adalah sebagai penurun tegangan. Untuk jenis trafo ini sangat mudah ditemui, khususnya pada adaptor AC-DC.

Contohnya saja, listrik PLN memiliki tegangan 220 volt, kemudian alat elektronika perlu tegangan 110 volt, jadi butuh sebuah trafo step down guna menjalankannya.

Fungsi Trafo Non CT

Trafo non CT fungsinya untuk power supply Non simetris, yakni power supply yang hanya punya kutub positif serta kutub negatif saja.

Jadi, trafo CT dapat juga bisa dipakai untuk membuat power supply non simetris. Lalu juga bisa lebih mudah untuk membuat power supply dengan trafo jenis CT.

Fungsi Trafo CT

Trafo CT berfungsi untuk membuat rangkaian power supply simetris gelombang penuh seperti yang digunakan untuk amplifier saat ini yang memakai kutub positif, netral, dan negatif.

Fungsi Trafo Daya

Untuk trafo daya merupakan trafo yang berukuran besar dan dipakai dalam aplikasi transfer daya tinggi yang hingga mencapai 33 Kilo Volt. Trafo daya ini juga kerap dipakai di stasiun pembangkit listrik maupun gardu transmisi. Pada umumnya, jenis trafo ini memiliki tingkat insulasi yang tinggi.

Fungsi Trafo Distribusi

Trafo Distribusi berfungsi untuk mendistribusikan energi listrik dari pembangkit listrik pada perumahan maupun pada lokasi industri.

Fungsi Trafo PLN

Trafo PLN biasanya befungsi untuk menaikkan daya ,menurunkan dayandan masih banyak lagi yang lainnya.

Fungsi Trafo Arus

Trafo arus ini untuk mengkonversi arus primer yang punya nilai arus yang besar. Pada umumnya sekitar puluhan sampai dengan ribuan ampere, menjadi arus sekunder yang punya nilai rendah yaitu 1A atau 5A, sesuai dari aplikasi yang dibutuhkan.

Fungsi Trafo Switching

Trafo Switching biasanya seperti trafo biasa, akan tetapi trafo ini bukan terbuat dari bilah-bilah besi dan terbuat dari suatu bahan yang bernama Feritte.

Fungsi Trafo Las

Travo las merupakan sebuah mesin yang dipakai dalam melakukan kegiatan pengelasan. Entah itu di luar ruangan maupun didalam ruangan, yang mana harus punya sumber listrik untuk menyalakan mesin travo las tersebut.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *