Mukjizat Nabi Adam AS Sebagai Khalifah Pertama di Bumi

Nabi Adam AS merupakan manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT. Sebagai nabi pertama, Allah SWT memberikan mukjizat istimewa yang tak dimiliki oleh manusia lainnya. Mukjizat Nabi Adam AS pun berbeda dengan nabi-nabi lainnya.

Mukjizat itu sendiri adalah kekuatan yang luar biasa serta tidak bisa ditandingi dengan izin dan kehendak Allah SWT. Kekuatan ini selaras dengan hukum sebab-akibat sebagai dalil mengenai kebenaran pengakuan kenabiannya.

Kemampuan tersebut hanya bisa dilakukan oleh orang yang dekat dengan Allah SWT, baik itu nabi maupun bukan nabi, seperti halnya para imam atau wali Allah SWT.

Oleh karenanya, pembuktian kenabian secara langsung bisa dikaitkan dengan mukjizat, sementara untuk orang yang bukan nabi disebut dengan istilah karamah.

Adapun tujuan dan fungsi diperlihatkannya mukjizat oleh nabi yaitu membuktikan dan mengukuhkan kebenaran kenabian, melemahkan musuh-musuh nabi, dan mengatasi kesulitan nabi beserta kaumnya sesuai kebutuhan saat itu.

Mukjizat Nabi Adam As

mukjizat nabi adam as

Allah SWT memberikan mukjizat kepada Nabi Adam AS mengenai nama-nama benda yang ada di alam semesta. Lalu diperagakanlah benda-benda tersebut di depan para malaikat. Allah SWT memerintahkan Nabi Adam AS untuk memberitahukan nama-nama benda tersebut kepada para malaikat.

Mukjizat Nabi Adam AS dalam mengenal serta menghafal ini adalah kekuatan akal yang menjadi keunggulan manusia.

Atas kemuliaan berupa kemampuan akal yang dilimpahkan Allah SWT kepada Nabi Adam AS, maka Allah SWT memerintahkan kepada semua makhluk ciptaan-Nya untuk bersujud kepada Nabi Adam AS. Semua malaikat pun bersujud kepada nabi Adam, namun tidak demikian dengan iblis.

Sosok Nabi Adam AS digambarkan sangat beradab, mempunyai ilmu yang tinggi, dan bukan makhluk purba. Nabi Adam AS berasal dari surga yang berperadaban maju.

Nabi Adam AS turun ke bumi sebagai makhluk asing yang berasal dari peradaban yang jauh lebih maju serta cerdas daripada peradaban bumi sampai kapanpun. Maka dari itu, Allah SWT memberikan mukjizat Nabi Adam AS sebagai khalifah (pemimpin) pertama di muka bumi.

Tinggi Nabi Adam

mukjizat nabi adam as

Sebagai manusia pertama yang hidup di bumi, tak banyak yang bisa menjelaskan tentang ciri-ciri fisik dari Nabi Adam AS. Hanya ada sedikit fakta terkait gambaran fisik Nabi Adam AS. Adapun salah satunya ialah mengenai tinggi badannya yang disebut setinggi 60 hasta atau 30 meter.

Pernyataan ini dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW melalui Hadist yang diriwayatkan Al-Bukhari. Selain itu, tinggi Nabi Adam AS juga diperkuat dengan penelitian yang dilakukan oleh pakar bernama Shlomi Lesser dari Hebrew University.

Shlomi mengatakan bahwa apabila rata-rata tinggi manusia seperti sekarang ini, maka tinggi leluhur pertama manusia seharusnya mencapai 90 kaki atau 30 meter dalam jurnal Ha-Mada Ha-Yisraeli B’Angleet V’Ivreet.

Shlomi juga menjelaskan bahwa dari generasi ke generasi, manusia terus-menerus mengalami penyusutan ukuran badan. Hal ini ia sebut dengan nama genetic bottleneck.

Bahkan, apabila tidak ada tindakan yang dilakukan pada bidang gizi ketika abad ke-17 sampai 18, tinggi manusia yang ada sekarang ini diyakini jauh lebih pendek lagi daripada tinggi rata-rata manusia yang hidup pada masa sekarang.

Kisah Nabi Adam AS

mukjizat nabi adam as

Satu-satunya makhluk yang enggan bersujud kepada Nabi Adam AS atas perintah Allah SWT ialah iblis. Iblis berjanji akan menyesatkan Nabi Adam AS, sebagai sebab terusirnya dia dari surga serta dikeluarkanya dari barisan malaikat.

Tak hanya itu, iblis pun akan selalu menggoda anak keturunan Nabi Adam AS untuk meninggalkan jalan yang lurus serta bersamanya menempuh jalan yang sesat.

Nabi Adam AS diberi tempat oleh Allah SWT di surga serta diciptakanlah Hawa dari tulang rusuknya untuk mendampinginya. Di surga, Nabi Adam AS dan Hawa diberikan kebebasan memakan apa saja, selain buah pada pohon yang dilarangnya (buah khuldi).

Iblis pun mulai menunjukan rancangan penyesatannya kepada Nabi Adam AS dan Hawa. Iblis mencoba mendekati Nabi Adam AS dan Hawa. Kemudian, iblis membisikan kepada Nabi Adam AS dan Hawa bahwa larangan Allah SWT memakan buah-buah yang ditunjuk tersebut karena bisa hidup kekal.

Tak henti-hentinya iblis membujuk Nabi Adam AS dan Hawa dengan keharuman serta kelezatan rasa buah pohon yang dilarang oleh Allah SWT itu. Hingga pada akhirnya, Nabi Adam AS dan Hawa tergoda melanggar larangan Allah SWT.

Nabi Adam AS dan Hawa akhirnya sadar bahwa mereka sudah melanggar perintah Allah SWT. Mereka pun bertobat dan memohon ampun. Allah SWT telah menerima taubat serta mengampuni perbuatan pelanggaran mereka.

Akan tetapi, atas perbuatan pelanggaran tersebut, Allah SWT memerintahkan Nabi Adam AS dan Hawa turun ke bumi. Turunlah Nabi Adam AS dan Hawa ke bumi menghadapi cara hidup baru yang sangat berlainan dengan hidup di surga.

Anak Nabi Adam AS

Selain mukjizat Nabi Adam AS, kami juga akan membahas mengenai anak Nabi Adam AS. Nabi Adam AS mempunyai putra-putri sebanyak 40 orang (20 pasang).

Ada juga riwayat lain yang mengatakan bahwa Nabi Adam AS mempunyai 25 anak, Nabi Syits AS sebagai anak ke 5, dilahirkan tanpa ada pasangannya, bahkan tanpa sel telur Siti Hawa, dan 24 orang lahir berpasangan yakni laki-laki dan perempuan.

Dengan begitu, menurut riwayat ini terdapat 13 orang putra Nabi Adam AS dan 12 orang perempuan. Adapun anak Nabi Adam AS yakni sebagai berikut:

1. Cayn dan kembaran perempuannya,
2. Qobil dan Iqlima,
3. Ashut dan kembaran perempuannya.
4. Habil (Abel) dan Labuda,
5. Sys
6. Ayad dan Hazura,
7. Balagh dan kembaran perempuannya,
8. Athati dan kembaran perempuannya,
9. Tawbah dan kembaran perempuannya,
10. Darabi dan kembaran perempuannya,
11. Hadaz dan kembaran perempuannya,
12. Yahus dan kembaran perempuannya,
13. Sandal dan kembaran perempuannya,
14. Baraq dan kembaran perempuannya,
15. Wadd dan dan kembaran perempuannya,
16. Suwa dan kembaran perempuannya,
17. Yaghuth dan kembaran perempuannya,
18. Ya’uq dan kembaran perempuannya
19. Nasr dan kembaran perempuannya

Qobil dan Habil merupakan dua putra Nabi Adam AS yang namanya disebut-sebut dalam Al-Qur’an. Qobil menolak untuk menikah dengan Labudza dan membunuh Habil. Inilah yang menjadi peristiwa pembunuhan manusia untuk pertama kalinya.

Peninggalan Nabi Adam

Pada tahun 2003, dunia sempat dihebohkan dengan penemuan jejak kaki berukuran besar yang menyerupai jejak kaki manusia. Jejak kaki ini ada di batu yang terletak berdekatan dengan Kota Mpaluzi, Afrika Selatan. Ukuran panjangnya mencapai 121 cm (4 feet).

Salah satu pendapat paling populer mengatakan bahwa jejak kaki tersebut adalah jejak kaki peninggalan Nabi Adam AS, nenek moyang manusia bumi. Dari hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa jejak kaki yang diperkirakan sebagai peninggalan Nabi Adam AS tersebut ternyata sudah berusia 200 juta tahun.

Umur Nabi Adam

Mukjizat Nabi Adam AS menemaninya dalam usia yang panjang. Dalam riwayat Ibnu Abbas dan Abu Hurairah disebutkan bahwa usia Nabi Adam AS yang termaktub dalam lauhul mahfuz ialah 1.000 tahun.

Di kitab Taurat juga disebutkan bahwa Nabi Adam AS hidup selama 930 tahun, dimana hampir sama dengan hadits Nabi SAW sesuai kalender Syamsiyah atau tahun Masehi.

Sementara jika sesuai kalender Qomariyah atau tahun Hijriyah, maka menjadi 957 tahun (semasa hidup di bumi) dan 43 tahun (semasa di surga).

Itulah kisah serta mukjizat nabi Adan AS yang kami ambil dari beberapa referensi. Semoga bisa menambah wawasan kita.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *