4 Cara Ampuh Penangkal Penyakit Ayam

Penangkal penyakit ayam adalah berbagai tindakan untuk mencegah ayam terserang penyakit. Unggas merupakan hewan ternak yang rentan terhadap serangan virus atau bakteri, serta penularannya cepat. Sehingga akan terlambat jika penyakit telah merebak dan sampai di tahap pengobatan. Hal ini dapat menyebabkan kerugian besar.

Penangkal Penyakit Ayam :

Tentunya, mencegah agar unggas tidak terpapar sumber penyakit menjadi tindakan bijak.  Berikut ini adalah beberapa cara ampuh yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit menjangkiti ayam yang sudah kami rangkum dari beberapa sumber diantaranya adalah ayamjoper.id.

Pemeliharaan Kandang

penangkal penyakit ayam

Kandang ayam yang baik, memiliki cukup ventilasi sebagai sirkulasi udara keluar dan masuk. Ventilasi juga memastikan ada cukup sinar matahari yang masuk agar kandang tidak lembab. Sebab, kandang yang lembab dan tertutup dapat menjadi tumbuhnya bakteri dan berbagai penyakit.

Kandang juga perlu dibersihkan secara rutin, terutama kotoran ayam. Setidaknya pembersihan dilakukan minimal sehari sekali. Hal lain yang perlu dilakukan sebagai penangkal penyakit ayam adalah menjaga lantai kandang dalam kondisi kering. Jika ada air tergenang, kemungkinan besar bisa membuat kandang menjadi lembab.

Membersihkan kandang sebaiknya dibarengi dengan membersihkan tempat pakan dan minum. Tempat minum yang hanya diisi ulang berkali-kali dapat terkontaminasi kotoran. Hal ini tidak sehat bagi ayam karena minum dengan cara mencelupkan wajahnya ke dalam wadah minum.

Biosecurity

biosecurity kandang

Merupakan tindakan penangkal penyakit ayam dengan cara mengendalikan agen pembawa penyakit agar tidak memasuki kandang ayam. Biosecurity terdiri dari 3 tindakan utama.

Pertama, isolasi yaitu memisahkan antara ayam yang sakit dan sehat. Dapat dilakukan dengan pembuatan kandang terpisah. Pemisahan ini juga berlaku bagi ayam yang baru saja masuk ke dalam kandang, sebaiknya tidak dicampur dengan ayam lama.

Kedua, mengontrol barang yang keluar atau masuk dalam kandang. Hanya bawa barang-barang yang memang diperlukan untuk pemeliharaan ayam.

Ketiga, sanitasi kandang dengan penyemprotan desinfektan. Membersihkan kandang secara rutin saja tidak cukup membunuh bakteri atau virus. Sehingga perlu desinfeksi, setidaknya 2 minggu sekali.

Memperhatikan Pakan

pakan ayam

Berikan pakan bernutrisi bagi ayam. Dengan gizi yang terpenuhi, dapat meningkatkan daya tahan tubuh ayam. Pada beberapa jenis ayam ternak bahkan juga dapat diberikan tambahan seperti vitamin.

Pemberian pakan dalam rangka penangkal penyakit ayam tidak cukup dengan nutrisi cukup, namun perlu diperhatikan kebersihan pakan. Sebaiknya pakan tidak disimpan di tempat yang lembab. Selain itu perlu diperhatikan tanggal kadaluwarsa dan perubahan pada tekstur makanan.

Pemberian Vaksin

vaksin ayam

Vaksin perlu diberikan pada ayam karena merupakan cara paling ampuh sebagai penangkal penyakit ayam. Vaksin bekerja membentuk daya tahan ayam lebih baik terhadap virus maupun penyakit berbahaya.

Pemberian vaksin tidak dapat dilakukan sembarangan. Tergantung pada jenis vaksin serta jenis ayam. Misalnya pemberian vaksin Gumboro pada ayam petelur dan ayam pedaging. Jika ayam pedaging cukup diberikan vaksin hingga usia 14 hari, maka ayam petelur perlu menerima vaksin hingga usia 28 hari.

Ada beberapa metode yang dapat digunakan dalam memberikan vaksin pada ayam. Umumnya, cara termudah ialah melarutkan vaksin pada air minum. Jika menggunakan metode ini, maka harus dipastikan bahwa air pelarut serta tempat minum telah bersih dari kandungan lain. Pagi hari adalah waktu pemberian yang paling tepat, karena konsumsi air cukup tinggi pada waktu itu. 

Cara lainnya adalah melalui penyemprotan, tetes mata, tusuk sayap dan suntikan. Khusus untuk pemberian vaksin melalui suntikan, digunakan untuk vaksin inaktif.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *