Rumus Trapesium Siku-siku dan Contoh Soal

Trapesium merupakan bangun datar yang terbentuk oleh 4 buah rusuk, yang mana 2 buah rusuk diantaranya berbentuk saling sejajar dengan panjang yang tidak sama. Bangun datar trapesium ini hanya mempunyai 1 sumbu simetri putar.

Sifat Trapesium

Sifat Trapesium

Bangun ini mempunyai beberapa sifat tertentu. Di antara sifatnya adalah sebagai berikut :

  • Bangun datar 2 dimensi
  • Jenis bangun segi empat
  • Mempunyai 4 buah rusuk
  • Mempunyai 4 titik sudut
  • Mempunyai 1 simetri putar, bukan simetri lipat

Trapesium dibagi menjadi 3 jenis, yaitu trapesium sama kaki, trapesium siku-siku dan trapesium sembarang. Akan tetapi, kali ini hanya akan dibahas mengenai trapesium siku-siku.

Trapesium Siku-siku

Trapesium Siku-siku

Trapesium siku-siku merupakan bangun datar trapesium yang mempunyai 2 buah sudut siku-siku dan sisi yang sejajar serta tegak lurus dengan tinggi rusuk yang dimiliki trapesium. Salah satu sudut jenis trapesium siku-siku ini mempunyai besar sudut 90 derajat. Karena itulah, trapesium ini disebut trapesium siku-siku.

Rumus Trapesium

Rumus Trapesium

Sebagai pelajar, mempelajari rumus trapesium merupakan hal yang wajib. Jadi, Anda sebaiknya menghafalkan rumus trapesium yang akan digunakan. Khususnya rumus trapesium siku-siku. Berikut rumus trapesium

Rumus Luas Trapesium

L = ½ x panjang sisi sejajar dikali tinggi

Rumus Keliling Trapesium

K = sisi PQ + sisi QR + sisi RS + sisi SP

Rumus pokok ini kemudian bisa dijadikan rumus turunan untuk trapesium siku-siku.

Rumus Luas Trapesium Siku-Siku

L = ½ x panjang sisi sejajar dikali tinggi

atau

L = ½ x (a+b) x t

atau

Rumus Keliling Trapesium Siku-siku

K = sisi P + sisi Q + sisi R + sisi S

Contoh Soal Trapesium Siku-siku

Contoh Soal Trapesium Siku-siku

Contoh 1

Sebuah trapesium memiliki panjang sisi yang sejajar masing-masing 10 cm dan 16 cm serta tinggi 10 cm. Hitunglah luas dari trapesium tersebut!

Pembahasan soal :

Diketahui : sisi A = 10 cm, sisi B = 16 cm, t = 10 cm            

Penyelesaian soal :

L = ½ x (a+b) x t

   = ½ x (10+16) x 10

   = ½ x (26) x 10

   = ½ x 260

   = 130 cm2

Jadi, luas dari trapesium tersebut adalah 130 cm2.

Contoh 2

Sebuah trapesium memiliki luas sebesar 130 cm2. Jika diketahui besar sisi A = 10 cm dan besar sisi B = 16 cm. Hitunglah nilai tinggi dari trapesium tersebut!

Pembahasan soal :

Diketahui : L = 130 cm2, A = 10 cm, B = 16 cm

Penyelesaian soal :

     L = ½ x (a+b) x t

 130  = ½ x (10+16) x t

 130  = ½ x (26) x t

 130  = 13

   t    =  130/13

   t    = 10 cm.

Jadi, tinggi dari trapesium tersebut adalah 10 cm.

Contoh 3

Sebuah trapesium memiliki panjang sisi sejajar sebesar 12 cm dan 10 cm. Dua sisi yang lainnya memiliki panjang 8 cm dan 15 cm. Berapa keliling dari trapesium tersebut?

Pembahasan soal :

Diketahui :

panjang sisi A = 12 cm, panjang sisi B = 10 cm, panjang sisi C = 8 cm dan panjang sisi D = 15 cm.

Penyelesaian soal :

K = sisi A + sisi B + sisi C ditambah sisi D 

K = 12 + 10 + 8 + 15

K = 45 cm.          

Jadi keliling 45 cm.

Tags:,

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *